test
Submitted by admin on Tue, 2024-12-17 23:30test
test
Test

Pada hari Jumat, 1 November 2024, Departemen Administrasi Pendidikan mengadakan kegiatan sosialisasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa semester program studi S-1 Manajemen Pendidikan. Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk membantu mahasiswa memahami program MBKM, sehingga mampu mengikuti salah satu program atau kegiatan yang tersedia pada MBKM.Acara ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa semester 5, yang tampak antusias menyimak paparan yang disampaikan oleh pemateri yaitu, Ibu Pandit Isbianti, M.Pd.
Pada acara sosialisasi tersebut, Ibu Pandit menjabarkan informasi secara mendetail mengenai MBKM. Program MBKM ini dibedah secara mendalam mengenai deskripsi setiap sub program MBKM, dan program flagship MBKM. Selain program MBKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Ibu Pandit juga menyampaikan bahwa Universitas Negeri Yogyakarta juga menyelenggarakan program magang yang bisa diikuti oleh mahasiswa UNY.
Dalam presentasinya Ibu Pandit menjelaskan mengenai konversi nilai sks, baik secara teknis dan kriteria yang ada saat melakukan konversi. Ibu Pandit juga berbagi pandangan mengenai strategi antara mengikuti program MBKM atau program magang mandiri. Beliau menyoroti pentingnya peran aktif mahasiswa untuk berkonsultasi menanyakan peluang magang, dan menghimbau kepada mahasiswa untuk bersedia dibimbing, agar program pilihan yang diikuti sesuai dengan minat dan tujuan personal mahasiswa.
Pembicaraan juga mencakup teknis penilaian oleh dosen pendamping lapangan. Selanjutnya, pada sesi tanya jawab, salah satu mahasiswa bertanya kriteria konversi nilai yang magangnya bukan pada instansi yang sesuai dengan program studi atau kurikulum. Mahasiswa tersebut bertanya apakah konversi tersebut tetap dilakukan? Ibu Pandit dalam menanggapi pertanyaan tersebut, menjelaskan bahwa orientasi konversi nilai bukan pada instansi atau lembaga tempat magang, tetapi merujuk pada kegiatan atau program magangnya untuk bisa dikonversi.
Sosialisasi MBKM ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa, mendorong partisipasi aktif, dan membantu mahasiswa untuk memanfaatkan sepenuhnya peluang dan kesempatan yang tersedia dalam pembentukan karir dan kepribadian mahasiswa di masa depan.

Perlunya memperbaiki kualitas pembelajaran menjadi sebuah kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan. Karena kualitas pembelajaran yang baik berperan penting dalam mempersiapkan generasi mendatang yang siap menghadapi tantangan masa depan. Secara keseluruhan, perlunya memperbaiki kualitas pembelajaran adalah sebuah keharusan untuk menciptakan pendidikan yang relevan, inklusif, dan memotivasi bagi semua peserta didik. Dalam rangka memberikan kebermanfaatan bagi dunia Pendidikan, Depatemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru SMP Muhammadiyah Kabupaten Sleman Provinsi DIY. Kegiatan ini dilaksanakan secara blended sejak tanggal 9 – 13 September 2024 di SMP Muhammadiyah 1 Seyegan yang beralamat di Grogol, Margodadi, Kec. Seyegan, Kab. Sleman Prov. D.I. Yogyakarta. Kegiatan pelatihan dan penguatan ini diikuti oleh guru-guru baik SMP Muhammadiyah Seyegan dan SMP Muhammadiyah Tempel.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan bagi guru untuk bertujuan untuk memberikan penguatan kepada guru di SMP Muhammadiyah Seyegan dan Tempel tentang: (1) pengelolaan kelas, meliputi: (a) Identifikasi kebutuhan individu peserta didik; (b) teknik menciptakan Iklim Kelas yang Positif; (c) teknik Penerapan Disiplin yang Konsisten; (d) Merencanakan dan mengatur waktu pembelajaran dengan efisien; (2) Penyelenggaraan pembelajaran yang interaktif, meliputi: (a) Pembelajaran Berdiferensiasi; (b) Model-model Pembelajaran Interaktif; (c) Media Pembelajaran Interaktif; (d) Evaluasi Pembelajaran efektif dan menarik berbasis teknologi. Melalui kegiatan penguatan ini, diharapkan kualitas pembelajaran akan semakin baik dan indikator capaian terkait kualitas pembelajaran yang tertera pada rapor Pendidikan akan berwarna hijau. Hal ini mengandung makna bahwa kualitas pembelajaran sudah masuk pada kategori baik.

Narasumber dalam kegiatan pelatihan dan penguatan ini adalah Dr. Endang Sri Budi Herawati, S.E., M. Pd dengan materi “Penyelenggaraan pembelajaran interaktif” juga Dr. Priadi Surya, S.Pd, M.Pd., M.Phil. yang menyampaikan materi tentang “pengelolaan kelas”. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya diberikan penguatan dan refreshing materi, tetapi diberikan kesempatan pula untuk mempraktikkannya dalam kelompok kecil sesuai rumpun mata Pelajaran lintas jenjang dalam ruang linkup sekolah masing-masing.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala SMP Muhammadiyah Seyegan dan Tempel, para wakil kepala sekolah, juga seluruh guru bidang studi dari kedua sekolah sebanyak 30 orang. Seluruh peserta terlibat aktif dan antusias mengikuti kegiatan ini. Secara konseptual, sebenarnya Bapak Ibu guru sudah memahami terkait materi pengelolaan kelas dan bagaimana mendesain pembelajaran interaktif. Namun demikian, bapak ibu guru membutuhkan penyegaran tentang praktik-praktik implementasi model-model pembelajaran kooperatif yang dapat diimplementasikan di kelas. Hal ini dapat dipahami mengingat bapak ibu guru merasa kurang termotivasi untuk mendesain pembelajaran sedemikian rupa sehingga mampu meningkatkan keterlibatan dan aktivitas peserta didik dalam pembelajaran. Dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendemonstrasikan desain pembelajaran aktif dan pengelolaan kelas yang sudah disusun dalam kelompok kecil, peserta diharapkan akan semakin termotivasi menerapkannya di kelas nantinya. Dalam kesempatan ini diberikan pula kesempatan untuk sharing best practice yang pernah dilakukan oleh bapak ibu guru sebagai bahan inspirasi bagi guru yang lain.

Melalui kegiatan ini, diharapkan guru memperoleh penguatan dan pemahaman yang baik bahwa pengelolaan kelas yang efektif adalah kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, di mana setiap siswa dapat berkembang sesuai dengan potensinya. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan penting untuk memastikan kebutuhan belajar yang beragam terpenuhi, memberikan ruang bagi setiap siswa untuk belajar secara optimal. Setelah kegiatan pelatihan, guru menjadi lebih percaya diri dan terinspirasi dalam mengimplementasikan berbagai teknik/metode pembelajaran yang telah dibahas, untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif bagi peserta didik.

Tim Dosen Departemen Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta yang diketuai oleh Dr. Heri Supriyana, M.Pd, mengadakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PpM) dengan tema “Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah melalui Penguatan Keterampilan Mentoring dan Coaching pada tanggal 2 Juli 2024. Kegiatan PpM tersebut bertempat di Sekolah Dasar Negeri Tamansari 2, Kota Yogyakarta dan diikuti 23 kepala sekolah dan 23 guru sekolah dasar dalam binaan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Kegiatan PpM dibuka oleh Kepala Seksi bidang Kurikulum Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Bapak Santo Mugi Prayitno, M.Pd. Beliau menyampaikan pentingnya PpM untuk penguatan kepemimpinan pembelajaran bapak/ibu peserta pelatihan yang penting untuk memampukan mereka memajukan sekolah. Oleh karenanya, beliau mendorong peserta untuk mengikuti pelatihan dengan baik.
Pelatihan terdiri dari tiga bagian yaitu in service learning 1, on the job learning dan in service learning 2. Pada sesi in service learning 1, peserta mengikuti penguatan keterampilan mentoring dan coaching yang terbagi dalam empat sesi materi yaitu: mentoring oleh kepala sekolah yang dipresentasikan oleh Ibu Dwi Esti Andriani, S.Pd., M.Pd., M.Ed.St., Ed.D, materi konsep coaching kepala sekolah dipaparkan oleh Ibu Pandit Isbianti, M.Pd., dan materi model coaching oleh Bapak Dr. Heri Supriyana, M.Pd., serta materi Coaching Best Practice oleh Bapak Joko Widianto, M.Pd. Selesai mengikuti pelatihan pada hari itu, peserta diwajibkan menerapkan pemahamannya mengenai coaching dan mempraktikkannya di sekolah masing – masing sebagai wujud pelatihan on the job learning. Pada bagian pelatihan ketiga, peserta akan mengikuti in service learning 2 untuk mempresentasikan pengalamannya dalam mempraktikkan coaching di sekolah masing – masing.

Kegiatan PpM berlangsung lancar dan baik, para peserta senang bisa ikutserta pada kegiatan ini. Di penghujung acara, Pak Heri mengingatkan akan ada kegiatan On-Training bagi peserta. “Bapak Ibu yang hadir hari ini, kami mohon kerjasamanya bahwa kegiatan pada hari ini merupakan kegiatan In-Training, selanjutnya, bapak ibu diharapkan dapat mempraktikan kegiatan mentoring dan coaching di sekolah dalam waktu tiga pekan ke depan, kami akan mengundang bapak dan ibu kembali untuk menanyakan bagaimana pelaksanaan praktik mentoring dan coachingnya di sekolah” Ujar Pak Heri. Kegiatan Ppm diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dan tim dosen UNY dan ditutup dengan ramah tamah antar peserta.
Alamat: Kampus Karangmalang, Yogyakarta, 55281
Telp: 586168 pswt 342
Telp/Fax: (0274)550842
Email: apfip@uny.ac.id
Ig: @apfippuny | @s1manajemenpendidikanuny
Copyright © 2026,