Departemen Administrasi Pendidikan FIP UNY Dampingi Guru Kembangkan Mading Digital untuk Memperkuat Iklim Literasi Sekolah

Pacitan – Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Pendampingan Pengembangan Mading Digital Sekolah bagi Guru untuk Meningkatkan Iklim Literasi di Sekolah." Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis (2/7/2026) di Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan dengan melibatkan 30 guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pacitan.

Kegiatan PkM diketuai oleh Dr. Mada Sutapa, S.I.P., M.Si. dengan anggota tim Dr. Rahmania Utari, M.Pd. dan Dr. Tina Rahmawati, S.Pd., M.Pd. Adapun materi pelatihan disampaikan oleh Meilinda Chrisdian Pertiwi, S.Si., M.Pd., yang memberikan pendampingan kepada para peserta mengenai pemanfaatan media digital sebagai sarana penguatan budaya literasi di sekolah.

Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan mading digital sebagai media informasi, komunikasi, sekaligus ruang publikasi karya warga sekolah. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, mading digital diharapkan menjadi alternatif yang lebih dinamis dibandingkan mading konvensional, sehingga mampu mendorong tumbuhnya budaya literasi yang lebih aktif, kreatif, dan mudah diakses oleh seluruh warga sekolah. Materi pelatihan mencakup urgensi pengembangan mading digital, pengenalan platform Canva sebagai media desain, contoh implementasi mading digital di sekolah, hingga praktik langsung penyusunan konten menggunakan template yang telah disiapkan. Seluruh rangkaian diawali dengan survei awal (pre-training survey), dilanjutkan praktik, kemudian diakhiri dengan post-training survey dan evaluasi kepuasan peserta.

Dalam sambutannya, Dr. Mada Sutapa, S.I.P., M.Si. menyampaikan bahwa penguatan literasi tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga melalui penyediaan media yang mampu mengakomodasi kreativitas serta partisipasi aktif seluruh warga sekolah.

"Mading digital merupakan salah satu inovasi yang dapat dimanfaatkan sekolah untuk membangun budaya literasi yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi. Kami berharap guru dapat mengembangkan media ini sebagai ruang bagi peserta didik untuk berkarya, berbagi informasi, serta menumbuhkan semangat literasi secara berkelanjutan."

Sementara itu, narasumber Meilinda Chrisdian Pertiwi, S.Si., M.Pd. menjelaskan bahwa pengembangan mading digital tidak selalu memerlukan kemampuan desain yang kompleks. Dengan memanfaatkan platform digital yang mudah diakses, guru dapat membuat media informasi sekolah secara efektif dan efisien.

"Melalui pemanfaatan template digital dan aplikasi yang mudah digunakan, guru dapat memperbarui konten mading secara berkala tanpa memerlukan waktu yang lama. Hal terpenting adalah bagaimana media tersebut mampu menjadi ruang yang hidup untuk menampilkan karya siswa, informasi sekolah, serta berbagai aktivitas literasi."

Selama sesi praktik, peserta memperoleh kesempatan untuk merancang mading digital secara langsung menggunakan perangkat masing-masing. Tim pengabdian memberikan pendampingan mulai dari penyusunan tata letak, pemilihan elemen visual, hingga strategi penyajian konten yang menarik agar mading digital dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai media komunikasi sekolah. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi maupun praktik pengembangan mading digital.

Melalui kegiatan ini, Departemen Administrasi Pendidikan FIP UNY berharap para guru mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing sehingga mading digital tidak hanya menjadi media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat budaya literasi, mengapresiasi karya peserta didik, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih kreatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Departemen Administrasi Pendidikan FIP UNY dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan sekolah. Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan diharapkan terus berkembang sehingga mampu menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pacitan.