Informasi

DUKUNG TATA KELOLA ADMINISTRASI, MAHASISWA PK UNY SUSUN INFOGRAFIS PANDUAN SIRKULASI ARSIP DI DINAS DIKPORA BANTUL

BANTUL, 20 Juli–25 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Nuryanti, melaksanakan program kerja individu berupa pembuatan infografis panduan sirkulasi arsip surat konvensional selama kegiatan Praktik Kependidikan (PK) di Subbag Umum dan Kepegawaian, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul. Program tersebut ditujukan bagi petugas unit pengelola arsip sebagai media pendukung dalam memahami alur sirkulasi dan pengelolaan arsip surat konvensional.

Infografis panduan sirkulasi arsip surat konvensional
Infografis panduan sirkulasi arsip surat konvensional sebagai media pendukung pengelolaan arsip di lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul.

Pembuatan infografis bertujuan untuk menyediakan media panduan yang dapat membantu memperjelas alur sirkulasi dan pengelolaan arsip surat konvensional. Penyusunan panduan ini dilatarbelakangi oleh adanya kendala dalam penelusuran arsip ketika dokumen diperlukan kembali, termasuk penyimpanan yang belum selalu sesuai dengan tempatnya serta belum tersedianya panduan khusus mengenai pengarsipan.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media informasi yang dapat memberikan gambaran mengenai tahapan sirkulasi arsip secara lebih sistematis dan mudah dipahami oleh petugas unit pengelola arsip. Melalui penyajian alur dalam bentuk infografis, informasi mengenai proses pengelolaan arsip dapat dirangkum secara visual sehingga lebih mudah dipahami dan digunakan sebagai media pendukung dalam pelaksanaan kegiatan kearsipan.

Pelaksanaan program kerja dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi informasi, penyusunan draf, pengembangan desain infografis, serta penilaian dan evaluasi. Pada tahap identifikasi informasi, mahasiswa memperoleh informasi mengenai alur sirkulasi arsip melalui Kasubbag dan petugas unit pengelola arsip di Subbag Umum dan Kepegawaian.

Informasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan draf yang memuat tahapan sirkulasi arsip secara sistematis. Selanjutnya, draf dikembangkan ke dalam desain infografis dengan mempertimbangkan kejelasan alur dan keterbacaan informasi.

Hasil desain kemudian melalui tahap penilaian dan evaluasi untuk memastikan kesesuaian informasi, ketepatan alur, serta kejelasan penyajiannya sebelum difinalisasi dalam bentuk digital dan cetak.

Luaran kegiatan: infografis panduan sirkulasi arsip surat konvensional yang menyajikan tahapan pengelolaan dokumen secara sistematis dan visual sebagai media pendukung bagi petugas unit pengelola arsip.

Keberadaan panduan tersebut dirancang untuk memudahkan petugas unit pengelola dalam memahami alur kerja, sekaligus menjadi media pendukung bagi instansi untuk memperjelas mekanisme pengarsipan. Dengan alur yang lebih terarah, proses penyimpanan maupun penelusuran dokumen di lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan terorganisasi.

Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-16 yang mendorong terwujudnya kelembagaan yang efektif, akuntabel, dan transparan. Penyusunan infografis menjadi salah satu langkah untuk memperkuat praktik administrasi pemerintahan melalui pengelolaan informasi yang berdaya guna.

Ke depannya, media praktis ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh para petugas dalam menjalankan tugas kearsipan sehari-hari demi terciptanya tata kelola instansi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, hasil program kerja mahasiswa PK ini tidak hanya menjadi luaran kegiatan selama Praktik Kependidikan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi tertib administrasi dan efektivitas tata kelola internal instansi.

Ditulis oleh Nuryanti, Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

PENGUATAN SDGs 4 MELALUI PENGEMBANGAN PRESTASI AKADEMIK, OLAHRAGA, SENI, DAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP KABUPATEN BANTUL TAHUN 2026

BANTUL, 21 September 2026 — Pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari keberhasilan peserta didik dalam bidang akademik, tetapi juga dari kemampuan mereka mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, budaya, serta karakter. Hal tersebut sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) yang menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, merata, dan mampu mendorong pengembangan potensi peserta didik secara optimal.

Peserta didik Kabupaten Bantul dalam kegiatan pengembangan prestasi
Peserta didik jenjang SMP Kabupaten Bantul dalam kegiatan pengembangan potensi dan prestasi.

Sebagai bentuk implementasi tujuan tersebut, peserta didik jenjang SMP di Kabupaten Bantul aktif berpartisipasi dan meraih berbagai prestasi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Gala Siswa Indonesia (GSI), dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).

Berbagai kompetisi tersebut menjadi sarana strategis untuk mengembangkan kemampuan peserta didik sesuai dengan bakat, minat, dan potensi yang dimiliki. Melalui OSN, siswa didorong untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan inovatif dalam bidang sains. Sementara itu, O2SN memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan olahraga, menjunjung tinggi sportivitas, serta membangun pola hidup sehat.

Di sisi lain, GSI menjadi wadah pembentukan karakter melalui olahraga sepak bola yang menekankan kerja sama tim, disiplin, dan kepemimpinan. Adapun FLS3N menjadi media bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas, melestarikan budaya, serta mengembangkan apresiasi terhadap seni dan sastra.

Pengembangan potensi peserta didik: OSN menguatkan kemampuan sains dan berpikir kritis, O2SN mengembangkan potensi olahraga dan sportivitas, GSI membangun karakter melalui kerja sama dan disiplin, sedangkan FLS3N menjadi ruang kreativitas, seni, sastra, dan budaya.

Keikutsertaan peserta didik dalam berbagai ajang tersebut menunjukkan komitmen Kabupaten Bantul dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan karakter yang diperlukan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan dari sekolah, guru, orang tua, dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna di luar ruang kelas. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang memberikan ruang bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman, kompetisi, kolaborasi, dan pengembangan diri.

Prestasi yang berhasil diraih dalam ajang OSN, O2SN, GSI, dan FLS3N menjadi bagian dari gambaran pengembangan potensi peserta didik melalui ruang pendidikan yang beragam. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman yang dapat mendukung pembentukan generasi yang kreatif, berkarakter, sehat, berbudaya, serta memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan pengembangan prestasi peserta didik, Kabupaten Bantul terus berkontribusi dalam mewujudkan SDGs 4 dengan memastikan bahwa setiap peserta didik memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, dan berprestasi sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, karakter, keterampilan sosial, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.

Ditulis oleh Ananta Satria Yusuf, Program Studi Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

Mahasiswa PK UNY Ikut Mereviu Hasil Verifikasi KSP SD di Kabupaten Bantul

BANTUL, 24 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut terlibat dalam kegiatan review hasil verifikasi dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, tersebut melibatkan mahasiswa bersama staf bidang terkait dengan sasaran dokumen KSP dari satuan pendidikan SD yang telah melalui proses verifikasi.

Mahasiswa melakukan review hasil verifikasi dokumen KSP
Review hasil verifikasi dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan jenjang SD di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam memahami pengelolaan administrasi kurikulum di lingkungan pemerintah daerah. Review dilakukan untuk membantu mahasiswa memahami hasil pemeriksaan dokumen KSP sekaligus mencermati bagian-bagian yang masih memerlukan penyesuaian berdasarkan hasil verifikasi.

Dalam proses review, mahasiswa mempelajari hasil verifikasi dan melakukan peninjauan terhadap sejumlah bagian dokumen, antara lain lembar pengesahan, sistematika dokumen, tahun ajaran, identitas dan gelar pejabat, visi, misi, tujuan satuan pendidikan, serta struktur kurikulum.

Mahasiswa juga mencermati catatan atau bagian dokumen yang perlu diperbaiki berdasarkan hasil verifikasi. Setiap proses dilakukan dengan arahan dan pendampingan dari staf Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul sehingga mahasiswa dapat memahami konteks administrasi dokumen kurikulum secara lebih nyata.

Fokus kegiatan: mencermati hasil verifikasi dokumen KSP serta mengidentifikasi bagian-bagian yang masih memerlukan penyesuaian agar dokumen kurikulum satuan pendidikan lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses administrasi kurikulum di lingkungan pemerintah daerah. Melalui review hasil verifikasi, mahasiswa dapat mengetahui berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan dokumen KSP sehingga dokumen yang diajukan oleh satuan pendidikan dapat lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik administrasi pendidikan di lapangan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya ketelitian, sistematika, dan kesesuaian informasi dalam pengelolaan dokumen kurikulum satuan pendidikan.

Kegiatan review hasil verifikasi dokumen KSP turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Bermutu, melalui kontribusi pada pengelolaan administrasi pendidikan yang menunjang penyelenggaraan pendidikan bermutu.

Pengalaman dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami tata kelola administrasi pendidikan secara lebih nyata. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk lebih teliti dalam memahami dokumen kurikulum serta mendukung pelayanan administrasi pendidikan yang tertib dan berkualitas di Kabupaten Bantul.

Ditulis oleh Aris Setiawan, Program Studi Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

Mahasiswa PK UNY Ikut Mereviu Hasil Verifikasi KSP SD di Kabupaten Bantul

BANTUL, 24 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut terlibat dalam kegiatan review hasil verifikasi dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, tersebut melibatkan mahasiswa bersama staf bidang terkait dengan sasaran dokumen KSP dari satuan pendidikan SD yang telah melalui proses verifikasi.

Mahasiswa melakukan review hasil verifikasi dokumen KSP
Mahasiswa PK melakukan review hasil verifikasi dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan jenjang SD di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam memahami pengelolaan administrasi kurikulum di lingkungan pemerintah daerah. Review dilakukan untuk membantu mahasiswa memahami hasil pemeriksaan dokumen KSP sekaligus mencermati bagian-bagian yang masih memerlukan penyesuaian berdasarkan hasil verifikasi.

Dalam proses review, mahasiswa mempelajari hasil verifikasi dan melakukan peninjauan terhadap sejumlah bagian dokumen, antara lain lembar pengesahan, sistematika dokumen, tahun ajaran, identitas dan gelar pejabat, visi, misi, tujuan satuan pendidikan, serta struktur kurikulum.

Mahasiswa juga mencermati catatan atau bagian dokumen yang perlu diperbaiki berdasarkan hasil verifikasi. Setiap proses dilakukan dengan arahan dan pendampingan dari staf Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul sehingga mahasiswa dapat memahami konteks administrasi dokumen kurikulum secara lebih nyata.

Fokus kegiatan: mencermati hasil verifikasi dokumen KSP serta mengidentifikasi bagian-bagian yang masih memerlukan penyesuaian agar dokumen kurikulum satuan pendidikan lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses administrasi kurikulum di lingkungan pemerintah daerah. Melalui review hasil verifikasi, mahasiswa dapat mengetahui berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan dokumen KSP sehingga dokumen yang diajukan oleh satuan pendidikan dapat lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik administrasi pendidikan di lapangan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya ketelitian, sistematika, dan kesesuaian informasi dalam pengelolaan dokumen kurikulum satuan pendidikan.

Kegiatan review hasil verifikasi dokumen KSP turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Bermutu, melalui kontribusi pada pengelolaan administrasi pendidikan yang menunjang penyelenggaraan pendidikan bermutu.

Pengalaman dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami tata kelola administrasi pendidikan secara lebih nyata. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk lebih teliti dalam memahami dokumen kurikulum serta mendukung pelayanan administrasi pendidikan yang tertib dan berkualitas di Kabupaten Bantul.

Ditulis oleh Aris Setiawan, Program Studi Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

Perkuat Media Informasi Publik, Mahasiswa PK UNY Produksi Video Profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul

BANTUL, 21 September 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan media informasi publik melalui pembuatan video profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul. Program yang dilaksanakan pada 6 Agustus hingga 21 September 2026 tersebut diarahkan untuk memperkenalkan keberadaan, tugas, fungsi, serta layanan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul kepada sekolah dan masyarakat.

Pembuatan video profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul
Proses produksi video profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul sebagai media informasi publik.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul ini melibatkan mahasiswa PK UNY, pegawai, serta Ketua Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul. Pemanfaatan media audiovisual dipilih sebagai sarana untuk menyampaikan informasi kelembagaan dengan format yang lebih komunikatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pembuatan video profil dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengetahuan sebagian sekolah dan masyarakat mengenai keberadaan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul sebagai instansi yang menangani pendidikan menengah di wilayah Kabupaten Bantul. Beberapa sekolah pada jenjang SMA dan SMK masih belum mengetahui keberadaan maupun layanan yang tersedia di lembaga tersebut.

Kondisi tersebut menyebabkan sekolah yang membutuhkan layanan terkait pendidikan menengah terkadang masih mendatangi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga terlebih dahulu sebelum kemudian diarahkan ke Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul. Di sisi lain, sebelumnya belum tersedia video profil pada platform YouTube yang dapat digunakan sebagai media pengenalan instansi secara lebih luas.

Melalui program tersebut, mahasiswa PK UNY berupaya mengembangkan media informasi publik yang dapat membantu sekolah dan masyarakat memperoleh gambaran mengenai Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul. Video profil dirancang untuk memperkuat media publikasi sekaligus memudahkan penyampaian informasi mengenai keberadaan, tugas, fungsi, struktur organisasi, dan layanan lembaga.

Dengan adanya media audiovisual, informasi mengenai instansi dapat disampaikan melalui rangkaian visual yang lebih mudah dipahami. Media tersebut juga diharapkan membantu sekolah mengenali pihak yang dapat dituju ketika membutuhkan layanan yang berkaitan dengan pendidikan menengah di wilayah Kabupaten Bantul.

Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa PK UNY melakukan pengumpulan informasi, penyusunan konsep, serta pengambilan dokumentasi sebagai bahan pembuatan video profil. Salah satu kendala yang ditemukan adalah terbatasnya dokumentasi kegiatan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul, khususnya dalam format lanskap yang sesuai dengan kebutuhan produksi video.

Untuk memenuhi kebutuhan visual tersebut, mahasiswa melakukan pengambilan footage tambahan pada berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul, termasuk kegiatan di sekolah maupun agenda lainnya. Pengambilan dokumentasi dilakukan secara bertahap selama periode pelaksanaan program hingga seluruh materi yang dibutuhkan untuk video dapat terpenuhi.

Hasil video profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul
Hasil produksi video profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul sebagai media publikasi digital.

Produk kegiatan: video profil Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media informasi dan publikasi untuk memperkenalkan keberadaan, tugas, fungsi, serta layanan lembaga kepada sekolah dan masyarakat.

Video profil yang telah selesai kemudian diserahkan kepada Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul untuk dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media informasi dan publikasi instansi. Produk tersebut menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa PK UNY dalam mendukung pemanfaatan media digital untuk memperluas penyebarluasan informasi publik.

Bagi mahasiswa, proses pembuatan video memberikan pengalaman dalam mengidentifikasi kebutuhan informasi di lingkungan instansi, mengolah informasi menjadi media audiovisual, serta menghasilkan produk yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan publikasi lembaga. Proses ini sekaligus menjadi ruang penerapan kompetensi mahasiswa dalam konteks kerja nyata di lingkungan instansi pendidikan.

Kegiatan tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, khususnya target 16.6 mengenai pengembangan institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan serta target 16.10 mengenai akses publik terhadap informasi.

Pemanfaatan video profil sebagai media informasi menjadi bagian dari upaya memperluas penyampaian informasi mengenai keberadaan dan layanan lembaga kepada masyarakat. Melalui media tersebut, sekolah dan masyarakat di Kabupaten Bantul diharapkan dapat lebih mengenal Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul beserta tugas, fungsi, dan layanan yang tersedia.

Dengan demikian, produk yang dihasilkan selama kegiatan PK tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan mahasiswa, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi kelembagaan. Kehadiran video profil diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi publik secara lebih luas melalui media digital.

Ditulis oleh Azhiva Pasyarinda (23010130014), Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.